Pilih Laman
Berkolaborasi Bersama GuruInovatif.id Meningkatkan Mutu Guru dan Memajukan Pendidikan Indonesia

Berkolaborasi Bersama GuruInovatif.id Meningkatkan Mutu Guru dan Memajukan Pendidikan Indonesia

Berkolaborasi Bersama GuruInovatif.id

Meningkatkan Mutu Guru

dan Memajukan Pendidikan Indonesia

Dosa Besar Pendidikan

“Sampai hari ini kita masih dibayang-bayangi dengan 3 dosa besar dalam pendidikan yakni intoleransi, kekerasan seksual, dan perundungan (bullying)” kata Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kalau boleh ditambahkan, ada satu dosa lagi yaitu dosa anggaran. Anggaran pendidikan besar sangat besar yaitu 20% dari APBN tetapi kualitas pendidikan masih rendah.

Padahal, dengan besarnya anggaran itu, artinya pendidikan mengambil jatah untuk bidang lain seperti anggaran untuk kesehatan, subsidi petani dan nelayan, serta lainnya.

Jadi, anggaran untuk mensubsidi pupuk untuk para petani, peralatan melaut para nelayan dan lainnya dialihkan untuk pendidikan.

Tapi faktanya kualitas pendidikan tidak naik bahkan cenderung turun.

Anggaran pendidikan pada 2020 sebesar Rp 505,8 triliun. Angka ini meningkat 2,7% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 492,5 triliun.

Dan kita perlu tahu bahwa porsi terbesar anggaran pendidikan adalah untuk belanja pegawai. Di dalamnya ada gaji guru dan sertifikasi guru. Artinya, kalau mutu guru tidak juga meningkat, berarti guru ‘telah berdosa’.

Pendidikan Kita Belum Maju, Ini PR Kita.

Benarkah pendidikan kita belum maju? Apa tolok ukurnya? Setidaknya bisa dilihat dari 2 data berikut ini.

 

 

1.Berdasarkan Peringkat PISA, Menggambarkan Kualitas Siswa

Berdasarkan survei Program for International Student Assessment (PISA) 2018, peringkat Indonesia turun jika dibandingkan tahun 2015. Survei PISA yang diselenggarakan oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) merupakan rujukan dalam menilai kualitas pendidikan di dunia.

Survei PISA menilai kualitas pendidikan melalui kemampuan membaca, matematika dan sains pada anak usia 15 tahun.

Meskipun banyak yang kurang sepakat dengan survei PISA ini, tapi data ini bisa menjadi bahan refleksi. Misalnya nih benar atau tidaknya budaya membaca rendah. Lihat saja dalam keseharian kita, apakah kita suka baca atau tidak. Itu bisa sebagai pembuktiannya.

Lalu tentang penguasaan sains misalnya, mari kita tengok lagi kebiasaan pembelajaran siswa, bukankah mayoritas siswa belajar itu menghafal rumus-rumus atau kalimat-kalimat yang diprediksi akan keluar di ujian? Memang tidak semua sih tapi kebanyakan seperti itu.

Nah, mari kita lihat perbandingan skor PISA negara kita tahun 2015 dengan 2018.

Peringkat PISA Indonesia

2. Berdasarkan Hasil UKG, Beginilah Mutu Guru

 

Rata-rata hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) tahun 2015 adalah 53,02. Padahal, pemerintah mematok standar kompetensi minimum (SKM) adalah 55.

Dari hasil UKG itu juga hanya 7 provinsi dari 34 provinsi yang memperoleh nilai rata-rata di atas target minimum. (https://kependidikan.com/nilai-ukg-2015/)

Sebagai seorang guru saya mengakui bahwa kualitas guru memang rendah. Ini merupakan otokritik untuk perbaikan diri. Ya, kita harus berani mengakui bahwa kompetensi belum maksimal.

Dan kualitas guru paling menentukan kualitas pendidikan. Jadi, bukan hanya masalah anggaran, kurikulum, atau kebijakan. Apapun kurikulumnya, kualitas guru yang utama.

Mengapa kualitas guru rendah? Padahal, menilik besarnya anggaran pendidikan, belanja pegawai merupakan porsi terbesarnya. Tapi mengapa tak sebanding dengan mutu guru? Nah, ada beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya mutu guru.

1. Jadi Guru, Tapi Malas Mengajar

 “Aduh..saya ada jam mengajar”….

“Yes, aku bebas. Nggak ada jam hari ini.”

Sering lho saya dengar kalimat ini dari para guru. Jangan salah, guru juga senang lho kalau jam kosong. Apalagi kalau libur atau tanggal merah….makin seneng.

Lha…ternyata nggak beda jauh ya dengan siswa. Ada celetukan kalau pelajaran favorit adalah pelajaran atau jam kosong.

Ada guru tapi tidak suka mengajar itu sungguh aneh. Lha tugas utama atau pekerjaan guru kan mengajar. Kalau guru nggak mau mengajar, jangan jadi guru saja, to? Hehe…

Saya juga sering mengamati teman-teman guru yang kebanyakan bahagia saat ada kegiatan di sekolah, lalu proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dialihkan ke kegiatan sekolah seperti penyambutan pejabat, rapat, atau ulangtahun sekolah. Saya sering mengamati dari berbagai postingan di media sosial.

Jangan marah dulu. Ada kalanya guru semangat mengajar, ada kalanya bosan mengajar. Biasanya karena terlalu lama atau terlampau banyak jam mengajar. Siapa sih yang nggak bosan kalau terus menerus mengerjakan rutinitas yang sama?

2. Minim Penguasaan Teknologi

 

Di negara maju mana pun, kualitas pendidikan ditopang dengan kemajuan teknologi. Ringkasnya, kalau guru-guru melek teknologi, kualitas pendidikan akan maju.

Sayangnya, guru-guru kita kurang bisa menguasai teknologi. Saya sering memperhatikan kalau ada kegiatan. Seringkali pemateri kesulitan membuka file materi, memindahkan file, mengkoneksikan laptop ke projektor, dan lainnya. Saya pun beberapa kali membantu kesulitan pemateri itu.

Sering lho hal ini terjadi. Kalau ini terjadi pada guru-guru yang sudah sepuh saya maklum sih. Faktor usia pula yang menyebabkannya.

Memang tidak semua guru yang gagap teknologi. Banyak juga guru-guru yang mahir dalam penguasaan teknologi. Pemerintah pun sudah memberikan katalis. Misalnya melalui lomba-lomba. Salah satunya Aplikasi Mobile Ki Hadjar yang diadakan Kemdikbud, melombakan berbagai inovasi guru mengajar.

Padahal pendidikan merupakan ranah yang dinamis. Berbagai perubahan bisa muncul dengan cepat. Sebelum pandemi, berapa banyak guru yang kenal dengan penggunaan aplikasi meeting online? Mungkin sedikit. Siapa yang menggunakannya? Mungkin semakin sedikit pula.

3. Kurang Memaknai Peran Guru

Dalam dunia per-guru-an ada 3 jenis guru yaitu guru bayar, guru nyasar, atau guru sadar. Pertama, guru bayar adalah seorang guru yang mau mengajar hanya kalau dibayar. Kalau tak dibayar dia tak mau mengajar atau melakukan sesuatu untuk sekolah atau siswanya. Guru bayar akan kesulitan mengembangkan kompetensi diri. Biasanya kalau ada pelatihan harus ada uang jalan, uang makan, hingga uang saku. Kalau nggak ada, dia nggak mau ikut pelatihan. Padahal pelatihan itu untuk mengembangkan dirinya.

Memang banyak hal harus disokong dengan biaya (uang). Tapi kalau semua hal dihitung-hitung dengan uang tidak bagus juga.

Kedua, guru nyasar, yaitu guru yang mengajar tidak sesuai dengan disiplin ilmunya.

 Di sekolah-sekolah banyak sekali guru nyasar ini. Penyebabnya karena persoalan kurangnya guru di sekolah. Daripada tidak ada guru, akhirnya guru yang ada diberdayakan. Termasuk saya. Ya, saya kuliah di fisika murni, bukan fisika keguruan. Tapi karena ada sekolah yang tidak punya guru IPA, akhirnya saya mendaftar. Sekarang saya sudah menikmati profesi sebagai guru. Tahun ini genap sepuluh tahun saya menjadi guru.

Ketiga, guru sadar. Guru sadar yaitu guru yang sepenuh hati menyadari bahwa tugasnya adalah sebagai pengajar dan pendidik maka dia mau melakukan banyak hal untuk kemajuan anak didiknya. Bahkan kerjanya tak sebatas jam kerja di sekolah saja.

Bisa jadi kita, guru, saat ini masuk dalam guru nyasar. Tapi nggak masalah. Yang penting jangan terus jadi guru bayar.

Yuk ingat kembali berbagai peran guru. Guru bukan hanya sebagai pengajar yang tugasnya transfer of knowledge tetapi memiliki peran mulia mendidik generasi muda hingga menjadi sosok yang memiliki karakter.

8 Peran Guru

 

1. Fasilitator

yaitu memberikan pelayanan untuk memudahkan siswa dalam kegiatan pembelajaran

2. Pengelola

yaitu menciptakan iklim belajar yang memungkinkan siswa dapat belajar secara nyaman

3. Demonstran

yaitu menunjukkan kepada siswa segala sesuatu yang dapat membuat siswa menjadi lebih mengerti

4. Pembimbing

 yaitu menjaga, mengarahkan dan membimbing siswa agar tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi, minat, dan bakat

5. Motivator

yaitu memotivasi siswa agar memiliki semangat belajar

6. Sumber Belajar

yaitu penguasaan materi belajar

7. Evaluator

yaitu mengumpulkan informasi tentang keberhasilan pendidikan yang telah dicapai.

8. Ustadz/kyai

yaitu mengarahkan dan membimbing siswa agar memiliki bekal dunia dan akhirat. 

Cara Saya Menguatkan Motivasi

Motivasi ibarat pondasi untuk setiap aktivitas. Kalau sudah kuat motivasi menjadi guru atau motivasi mengajar, maka guru akan semangat belajar lagi, semangat mengikuti pelatihan, semangat memperbaiki diri, semangat mempelajari teknologi, dan seterusnya.

1. Mengisi Energi Lewat Youtube

Ada 2 chanel Youtube yang sering saya dengarkan kala semangat saya melemah. Sebagai guru yang mengajar fisika, sering lho saya stress dengan hasil belajar siswa yang tak sesuai dengan harapan. Kadang saya kecewa, stress dan merasa gagal. Kalau sedang dalam kondisi ini saya sering berselancar ke channel Munif Chatib dan Najeela Shihab. Munif Chatib adalah penulis buku Sekolahnya Manusia, Gurunya Manusia,Orang tuanya Manusia, Semua Anak Bintang, dan lainnya. Sementara, Najeela Shibab adalah penulis Semua Murid Semua Guru dan pendiri Sekolah Cikal.

Biasanya setelah menonton paparan kedua sosok yang concern dengan pendidikan ini semangat saya kembali naik dan terutama bersyukur dengan apapun kondisi siswa. Ya, apapun kondisinya. Dampaknya kemudian saya merasa lebih tenang dan senang mengajar.

2. Berdiskusi Dengan Sesama Guru

Dari diskusi banyak mucul motivasi dan inspirasi. Kata Ki Hadjar Dewantara, “Setiap orang merupakan guru, setiap tempat merupakan sekolah”. Jadi semua orang bisa jadi guru kita.

Saya belajar dari banyak orang. Teman guru baik yang lebih junior atau secara umur atau masa pengabdian maupun guru yang lebih senior secara umur atau masa pengabdian. Manfaat berdiskusi kita bisa dapat pendapat dari sudut pandang yang berbeda.

Tapi agar benar-benar dapat ilmu, ‘kosongkanlah gelasmu’. Merendahlah. Benar-benar sedang belajar. Jangan merasa lebih pintar dari teman diskusi.

“Kosongkan dulu gelasmu setiap bertemu orang baru,” kata Bob Sadino.

Berdiskusi untuk mendapatkan ilmu dari teman sejawat

Mutu guru harus ditingkatkan agar pendidikan Indonesia semakin maju. Maka guru-guru harus terus memotivasi diri, meningkatkan kualitas diri, dan mau belajar hingga menguasai teknologi. Apalagi di saat pandemi akibat Covid-19 ini pembelajaran daring jelas-jelas memerlukan penggunaan dan penguasaan teknologi.

Cara Saya Belajar Teknologi

Saya sering penasaran dan tertarik dengan berbagai pelatihan terutama tentang teknologi. Ini saya lakukan bahkan sebelum pandemi dulu. Saya pernah menempuh perjalanan 4 jam dengan kereta api untuk ikut pelatihan. Pernah juga pukul 02.00 dini hari berangkat ke sebuah pelatihan agar bisa tepat pukul 08.00 tiba di tempat pelatihan.

Begitulah. Antusiasme saya ikut pelatihan. Kalau ada pelatihan, saya usahakan ikut. Sampai kemudian saya berkenalan dengan GuruInovatif.id. Beneran, GuruInovatif.id menjadi tempat tepat untuk meng-up grade diri.

Sejak kapan? Sudah sejak lama saya mengenal guruinovatif.id tepatnya sejak 11 September 2020 lalu. Berbagai kegiatan guruinovatif.id yang sudah saya ikuti. Saya tak merasa bosan, justru semakin penasaran.

GuruInovatif.id adalah sebuah platform online learning yang menyediakan kursus, pelatihan, dan sertifikasi untuk guru. Semuanya bisa diakses secara daring atau online. Jadi kita bisa belajar dan meningkatkan kualitas mengajar, menambah wawasan, dan meningkatkan skill tanpa harus keluar rumah. Ya, cukup dengan mengakses website GuruInovatif.id atau media sosial milik GuruInovatif.id.

GuruInovatif.id memiliki berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas guru. Yuk kita ulas satu per satu.

Menu di Guru Inovatif

1. Mini Course

GuruInovatif.id menghadirkan mini course yang akan membahas topik-topik tertentu seperti PCK dan HOTS untuk segala jenjang dan mapel bersertifikasi 16JP.

Mini course berisi kursus singkat strategi mengajar untuk guru. Kontennya sangat jelas dan relevan dengan kebutuhan para guru.

Berbagai modul dalam mini course yang sangat pas sebagai bekal guru mengajar seperti 9 Langkah Mengajar Efektif di Kelas, HOTS jenjang SMP/MTs/SMA/MA/SMK, Menggunakan Teknik Coaching Untuk Membongkar Revised Bloom Taxonomy, Aspek-aspek Kunci dalam Mendesain Pembelajaran Jarak Jauh di Era New Normal, Tips Mengajar Efektif – Mapel Bahasa Indonesia untuk SMA, dan lainnya.

Dengan hanya berinvestasi Rp. 27.500 untuk mendapatkan materi atau Rp. 37.500 untuk mendapatkan sertifikat saya rasa kursus ini sangat mumpuni untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan skil guru mengajar. Dengan menyelesaikan mini course maka kita akan mendapatkan sertifikat setara 16 jam pelajaran (JP).

Bukan hanya saat mengajar tatap muka di kelas saja tapi juga saat mengajar daring lho. Pas banget dengan kondisi saat ini yang masih menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

2. Productivity Course

Modul-modul kursus disampaikan dengan jelas, kualitas video dan audionya maksimal, dan langkah-langkahnya mudah dikerjakan. Tentu saja modul kursus ini bisa diakses secara daring. Saya telah mengambil beberapa kursus yang memberikan dampak bagus untuk skill yang dapat menunjang aktivitas mengajar.

Saat ini telah ada 29 modul dalam Productivity Course yang dapat kita akses baik secara gratis maupun berbayar.

Productivity course ini sangat pas untuk meningkatkan skill kita. Jelas membantu untuk mengajar. apalagi di masa pandemic kita harus membuat materi pembelajaran dengan berbagai media seperti power point, video pembelajaran, komik, dan lainnya. Bahkan bukan hanya untuk mengajar saja tapi juga untuk keperluan lain seperti presentasi.

Tertarik? Lihat saja beberapa kursusnya seperti Cara Merekam Materi Pembelajaran melalui Screen Recorder (OBS), Teknik Membuat Animasi Sederhana untuk Materi Siswa Menggunakan Powerpoint, Cara Menggunakan Google Classroom untuk Mengajar di Kelas Sekolah, Cara Membuat Ujian Online Menggunakan Google Form, Mengasah Kosakata Bahasa Asing untuk Komunikasi Sehari-hari dengan Duolingo, dan lainnya.

Beberapa modul yang paling menarik buat saya adalah Cara Menggunakan Whatsapp untuk Group Pembelajaran, dan Teknik Membuat Animasi Sederhana untuk Materi Siswa Menggunakan Powerpoint.

Dalam kursus ini kita bisa menginvestasikan Rp. 17.000 (materi), Rp. 25.000 (materi dan sertifikat), bahkan bisa gratis (kursus saja). Ayo asah berbagai kemampuan teknis seputar cara mengajar di GuruInovatif.id dan dapatkan sertifikat 8JP.

Beberapa sertifikat Productivity Course yang saya dapatkan dari GuruInovatif.id

3. Online Certification

Kursus ini bisa dibilang lebih lengkap dan tuntas. Dengan menyelesaikan tugas dalam kursus online ini kita bisa mendapatkan sertifikat setara 32 jam pelajaran (JP). Ada berbagai topik yang diterapkan dengan konsep PCK dan HOTS.

Sebagai guru, pernahkah merasa bingung kenapa siswa sulit paham materi, bosan mengikuti pembelajaran, atau hanya fokus di 20 menit awal. Duh, kenapa ya? Kondisi seperti ini ‘berbahaya’ lho. sebab dapat membuat semangat guru terjun bebas. Percaya ya?

Nah, kesulitan seperti ini akan kita dapatkan solusinya di GuruInovatif.id karena guru akan belajar cara menerapkan konsep PCK (Pedagogical Content Knowledge). Ya, PCK merupakan konsep pengajaran yang dikembangkan oleh GuruInovatif.id. Konsep ini memudahkan guru mengelola kelas dan menumbuhkan semangat berinovasi agar tercipta suasana belajar yang menyenangkan. Bukan itu saja, GuruInovatif.id memadukan PCK dengan HOTS sebagai keterampilan yang harus dimiliki masyarakat abad 21 untuk menyesuaikan kebutuhan zaman.

HOTS merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang tidak hanya membutuhkan kemampuan mengingat, memahami atau menerapkan saja, namun membutuhkan proses menganalisis, mengevaluasi, serta menciptakan.

Bagaimana gambaran sinergi PCK dan HOTS ini dapat dilihat dari infografis berikut.

4. ILSTF

Mendidik itu butuh strategi dan ilmu. Guru tidak bisa menggunakan ilmu atau strategi lama terus menerus sebab siswa bisa bosan. Nah, program Innovation School Leaders and Teachers (ISLTF) memberikan wawasan agar guru berinovasi dalam pengajarannya. Dengan mengikuti ISLTF, guru akan mendapatkan paradigma baru dalam mendidik yang dibagikan pembicara dan mentor dalam ISLTF.

Kegiatan ini sifatnya daring. Para guru dari semua jenjang pendidikan bisa mengikutinya. Guru dan kepala sekolah pun bisa baik negeri maupun swasta.

Acara bisa diikuti dengan mudah karena bisa diakses melalui handphone maupun laptop. Peserta yang ikut kegiatan ini merupakan orang-orang yang hebat, mau menginvestasikan waktu dan tenaganya sebab kegiatan ISLTF sering kali diadakan pada siang hari.

Pembicaranya keren-keren dan hebat-hebat termasuk pembicara tamu. Mereka sosok yang sudah malang melintang di dunia pendidikan sehingga ilmunya mumpuni.

Saya pernah mengikuti ISLTF #9 dan #10 dan terakhir saya mengikuti ISLTF #33 dan #34 pada Maret 2021 ini. Alhamdulillah sangat bermanfaat membuka wawasan dalam mendidik siswa.

5. Bincang GuruInovatif

Ki Hadjar Dewantara pernah mengatakan, “Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah”.

Setiap orang pasti punya pengalaman berbeda. Karena itu, tidak ada salahnya saling berbagi ilmu dan pengalaman. Banyak manfaatnya dari menyimak pengalaman orang lain.

Agar suatu saat jika menemukan kondisi yang sama kita sudah punya gambaran atau strategi menghadapinya. Berdiskusi juga bisa membuka wawasan dan menambah pengetahuan.

Inilah yang dilakukan dalam program bincang guru inovatif. Dengan menghadirkan beberapa guru atau narasumber yang punya pengalaman dan wawasan kita dapat mendapatkan banyak hal.

Beberapa Bincang GuruInovatif yang sudah diselenggarakan adalah “Tantangan & Tips Mengajar di Masa Pandemi” dan “Teknologi untuk membantu Guru dalam Mengajar di Era Revolusi Industri”. Akan hadir Bincang GuruInovatif 3 Mencontek Pembelajaran Online di Jepang Saat Pandemi pada Rabu, 24 Maret 2021 mendatang. Kegiatan berdurasi 45 menit (30 menit materi dan 15 menit tanya jawab) ini bisa diakses Instagram GuruInovatif maupun zoom meeting.

Investasinya bisa gratis. Pelaksanaannya pukul 13.00 WIB menguji kesungguhan peserta mau belajar atau tidak. Sebab saat itu merupakan jam yang rawan ngantuk atau jadwal tidur siang. So, peserta yang ikut adalah orang-orang yang hebat.

6. GuruInovatif Class

Saat ini telah dilaksanakan GuruInovatif Class (GI Class) yang dapat menambah skill guru sehingga bisa membuat atau memanfaatkan teknologi untuk media pembelajaran. Materinya keren dan sangat dibutuhkan untuk menunjang pembelajaran daring. Lihat saja topiknya GuruInovatif Class #1 “Memanfaatkan Blog sebagai Media Pembelajaran Guru”, GI Class #2 “Memaksimalkan Penggunaan Google Classroom untuk Meningkatkan Produktifitas Pengajaran” dan GI Class #3 “Kreasi Media Pembelajaran Menggunakan Canva”.

Beberapa Sertifikat GuruInovatif Class yang saya dapatkan. Semakin menambah skill saya

Saya berkesempatan mengikuti semua GI Class ini karena merasa sangat membutuhkan materi ini. Dengan durasi 90 menit (60 menit praktik dan 30 menit tanya jawab) bisa jadi jadi cukup atau tidak cukup. Tapi saya rasa agar mahir harus latihan mandiri.

Saya sempatkan latihan mandiri membuat media presentasi materi dengan menggunakan canva yang bisa menampilkan video pembicara. Hasil dari pelatihan itu bisa dilihat di video berikut.

Itulah beragam ‘menu’ yang diberikan oleh GuruInovatif. Sangat banyak. Tinggal kita mau pilih yang mana. Seyogyanya para guru terus meningkatkan dan mengasah penguasaan teknologi untuk menunjang pembelajaran.

Dalam banyak hal memang skill bisa dikuasai secara otodidak. Tapi sangat penting adanya mentor atau coach. Kalau ada mentor atau coach pasti lebih cepat biasa daripada belajar secara otodidak.

Dan menurut saya belajar di GuruInovatif sangat tepat. Inilah beberapa keunggulan belajar  di GuruInovatif.id

1. Pembelajaran Aktual

Perkenalan saya dengan GuruInovatif pertama kali adalah saat kepala sekolah mengintruksikan guru untuk mempelajari AKM dan menyusun kesiapan sekolah. Nah, saat itu saya dapat informasi tentang pelatihan AKM yang diadakan Hafecs. Maka tanpa ragu saya mengikuti pelatihan seri AKM 32 JP. Dan saya beruntung lebih tahu dulu dari guru lain di sekolah.

Saat pembelajaran daring, GuruInovatif memiliki program yang membantu kebutuhan guru agar bisa mengajar daring dengan lancar dan berkesan.

Begitu juga program lain yang juga selalu aktual dan responsif terhadap perkembangan pendidikan.  Sehingga berbagai perubahan bisa disikapi dengan baik karena belajar di GuruInovatif.

2. Lengkap untuk Semua Jenjang Pendidikan

Tersedia program pelatihan yang lengkap untuk guru SD, SMP, SMA/SMK. Bahkan program pelatihan ini bisa diikuti oleh kepala sekolah atau masyarakat umum. Beberapa kursus juga dilengkapi dengan tugas untuk mengukur sejauh mana kemampuan.

 3. Layanan yang Cepat dan Memuaskan

Meskipun sudah ada petunjuk pelaksanaan dan informasi kegiatan sering kita lupa atau tidak mengerti juga. Atau lebih tepatnya tidak baca ya..hehe… Selain itu, kesulitan lain saat ada pelatihan yaitu mengakses sertifikat. Nah, ini sering saya alami.

Tapi saat belajar di GuruInovatif kesulitan itu tak perlu dicemaskan. Ada tim GuruInovatif yang siap sedia membantu kita saat ada kesulitan.

Misalnya menanyakan jadwal kegiatan, cara mendapatkan materi, cara mengubah dari free ke premium, hingga mencari sertifikat. Bahkan mencari sertifikat dan undangan kegiatan yang sudah lewat. Duh… seneng apa seneng banget dengan pelayanan seperti ini?

Tapi kita juga harus mandiri ya. Jangan terlalu menyusahkan tim GuruInovatif. Budayakan membaca sebelum bertanya. Ayo gerakkan literasi diri. Termasuk para guru nih yang biasanya menggembor-gemborkan literasi kepada siswa. Harusnya guru juga membudayakan literasi untuk dirinya. Betul ya…

Inilah yang sudah mengambil manfaat dari GuruInovatif.id oleh Hafecs.

50000

Guru & Pegiat Pendidikan

10000

Sekolah & Instansi

300

Pelatihan

300

Kota & Kabupaten

4. Trainer Berpengalaman

 

Semua trainer di GuruInovatif.id merupakan trainer yang berpengalaman dan mumpuni dalam bidangnya. Dalam beberapa kegiatan saya menyimak  Dr. (Cand.) Zulfikar Alimuddin, B.Eng.,M.M., CPC, CEC dan Danang Bagus Yudhistira, S.Si.,M.Sc. kelihatan sekali beliau menguasai ilmu yang disampaikan. Begitu pun pemateri lain seperti M.T. Hidayat, S.Si, Yudhistira Abdi Atmanegara, S.Si, dan lainnya.

Berbagai kursus pelatihan guru di GuruInovatid.id akan semakin meningkatkan skill guru yang akan meningkatkan kualitas pengajaran guru.

Dan perlu kita tahu, GuruInovatif.id ini sudah direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat serta rujukan lembaga-lembaga lain. Jadi, benar-benar terpercaya, ya.

 

5. Modul berkualitas dan Biaya Kursus Terjangkau

 

Nggak mudah lho membuat modul yang sangat berkualitas. Mulai dari cara penyajian, kualitas suara dan video yang bagus, sampai mengakses dengan mudah. Nah, GuruInovatif.id menyediakan modul yang sangat bagus sehingga mudah juga dipraktikkan. Nggak cukup itu saja, kita juga bisa dapatkan sertifikat dengan biaya terjangkau. Manfaat modul dan sertifikatnya jauh lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan.

6. Dapatkan Penghasilan Tambahan dengan Program Afiliasi

 

Sudah dapat ilmu, dapat pula penghasilan tambahan. Mau atau mau banget? Nah, dengan mengikuti afiliasi GuruInovatif.id kita bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan mudah. Caranya? Guru silakan daftar dan berbelanja kursus senilai Rp 50.000. setelah itu akan langsung tergabung dalam program afiliasi dengan komisi hingga 20% dengan merekomendasikan layanan GuruInovatif.id lewat kode afiliasi. Mudah, bukan? Saya saat ini sudah tergabung dengan program afiliasi ini.

 

7. Pilihan Sertifikat

Tersedia dua sertifikat yaitu sertifikat kelulusan dan sertifikat ketuntasan. Sertifikat penyelesaian akan kita dapat jika membeli mini course atau online certification dan tidak mengerjakan tugas. Sedangkan jika kita menyelesaikan tugas akan mendapatkan sertifikat kelulusan. Akses mendapatkan sertifikat pun sangat mudah, semudah mendaftar di GuruInovatif.id. TSudah jelas kan kemudahan dan banyaknya pilihan Sertifikasi Guru di GuruInovatif.id.

GuruInovatif.id merupakan platform yang tepat untuk Sertifikasi Guru karena banyak pilihan dan kemudahan tadi.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog GuruInovatif.id Seri 2 dengan tema “Peran GuruInovatif.id sebagai Platform Belajar dan Sertifikasi Guru Indonesia”

4 Cara Membuat Kalimat Pembuka yang Efektif

4 Cara Membuat Kalimat Pembuka yang Efektif

Saya kaget sekaligus salut saat tahu bahwa di BP ada kewajiban menulis. Mungkin karena foundernya seorang penulis atau memang sistem BP menyakini bahwa menulis merupakan salah satu sarana efektif untuk marketing. Ya, saat ini copywriting merupakan salah satu andalan dalam marketing sebuah produk.

Mungkin setiap kita awalnya merasa berat untuk menulis. Merasa tidak bisa. Tapi karena dipaksa akhirnya bisa. Padahal saya lihat tulisan bapak dan ibu keren-keren, lho. Bener. Tinggal dibiasakan dan terus diasah saja.

Menulis itu sama dengan berdagang. Keduanya merupakan skill. Artinya, supaya bisa, harus dilatih. Waktu mulai berdagang awalnya mungkin terasa berat. Tapi, kalau dilatih maka akan terbiasa berdagang. Begitu juga dengan menulis.

Bagian yang paling sulit saat menggarap sebuah tulisan ada dua. Pertama, niat. Kedua, kalimat pembuka. Dan biasanya membuat kalimat pembuka itu memang lebih lama daripada kalimat lanjutannya yang biasanya mengalir begitu saja.

Kalimat pembuka memiliki kekuatan yang sangat penting untuk menentukan pembaca meneruskan membaca kalimat selanjutnya atau berhenti di kalimat pertama. Dalam sebuah tulisan biasanya kalimat pembuka ini dinamakan leading.

Ada beberapa cara mengakali kesulitan menentukan kalimat pembuka.

Pertama, awali dengan sebuah pertanyaan. Tentu pertanyaan yang sesuai dengan topik yang dibahas.

Ya, pembaca perlu dipancing dengan pertanyaan yang akan membuat 1001 jawaban disepanjang tulisan.

Contohnya:

Apa bisnis yang bisa tetap eksis di saat pandemi?

Lalu di kalimat selanjutnya.

Saat ini kita sedang dilanda pandemi akibat virus covid-19. Banyak usaha yang turun pemasukannya atau bahkan gulung tikar. Sementara itu, pengeluaran tetap ada bahkan naik.

Maka kita harus punya bisnis yang tetap eksis di saat pandemi. Memangnya ada bisnis yang tetap eksis saat pandemi?

dan seterusnya….

Kedua, ajukan suatu fakta berdasarkan sumber terpercaya.

Contoh:

 BPS merilis ada 1,3 juta orang miskin baru di Indonesia akibat pandemi covid-19.

Lalu dilanjutkan:

Wow. Angka 1,3 juta orang itu bukan jumlah yang sedikit. Apakah kita termasuk di dalamnya?

Dan seterusnya. Atau kalimat lain:

Majalah Forbes mengatakan 10 orang terkaya di Indonesia adalah …….

Ketiga, awali dengan kalimat yang mengajak pembaca untuk ikut membuka pikiran. Dengan cara ini pembaca terpancing rasa penasarannya untuk membaca tulisan selanjutnya.

Contoh:

Pernahkah Anda bayangkan anda tetap mendapatkan pemasukan yang besar meskipun bekerja dari rumah saja?

Atau:

Aadakah diantara kalian yang ingin sukses berbisnis tanpa meninggalkan keluarga?

Dan seterusnya….

malKeempat, menjelaskan latar belakang masalah.

Kalimat pembuka ini ini paling sering digunakan oleh banyak penulis. Jadi menghadirkan latar belakang masalah, lalu dilanjutkan dengan kalimat-kalimat penjelasan dan solusi-solusi.

Contoh:

Saat ini kebutuhan keluarga semakin naik. Harga barang-barang semakin melangit sementara itu…..

Demikian tips untuk memilih kalimat efektif pada kalimat pembuka agar tulisan menarik untuk dibaca. Selamat mencoba.

“Menulis itu bukan masalah bakat tetapi kemauan untuk mencoba dan terus berproses”.

Silabus KSN Fisika SMA

Silabus KSN Fisika SMA

Silabus Kompetisi Sains Nasional (KSN) SMA tahun 2020 memuat lingkup materi yang akan diujikan pada kegiatan KSN. Materi dalam silabus ini mengacu kurikulum yang berlaku dan silabus kompetisi internasional. Isi silabus ini terdiri dari SEMBILAN (9) bidang studi yang dilombakan yaitu : Matematika, Kimia, Fisika, Biologi, Kebumian, Astronomi, Komputer Informatika, Geografi, Ekonomi.

https://drive.google.com/file/d/1I4OORGs3VHjOchknq5296eKj7p53g-Qu/view?usp=sharing

Memanfaatkan Internet, Menjemput Rezeki Di Tengah Pandemi

Memanfaatkan Internet, Menjemput Rezeki Di Tengah Pandemi

“Memanfaatkan Internet, Menjemput Rezeki

di Tengah Pandemi”

Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak usaha yang lesu. Orang tua pun kesulitan membayar sekolah anaknya. Hal ini berdampak ke sekolah saya yang merupakan sekolah swasta. Dengan terpaksa sekolah merumahkan beberapa guru. Lalu ada juga pengurangan gaji guru. Praktis saya harus memutar otak agar tetap mendapatkan penghasilan. Pontang panting dan postang-posting. Inilah  yang saya lakukan.

Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, pertengahan Maret 2020 sekolah memberlakukan belajar daring. Guru pun mengajar dari rumah.

Satu dua bulan kemudian, dampak Covid-19 bukan cuma dalam sistem belajar saja. Tapi juga pada nasib guru. Sekolah saya itu sekolah swasta. Kondisi keuangannya sangat bergantung pada bayaran orang tua. Kalau bayaran orang tua lancar, keuangan sekolah pun lancar. Sebaliknya, kalau bayaran orang tua macet, keuangan sekolah pun macet.

Di bulan ketiga, pimpinan sekolah menggelar rapat. Bendahara melaporkan pemasukan keuangan yang semakin berkurang. Bulan sebelumnya pemasukan di angka 80 persen. Di bulan ini hanya 64 persen. Kabar buruknya, bukan tidak mungkin kalau terus seperti ini trennya, keuangan sekolah akan goncang.

Malah beberapa anak ada yang pindah sekolah. Dengan kondisi keuangan seperti itu, lalu sekolah mengeluarkan kebijakan.

Dengan sangat terpaksa sekolah ‘merumahkan’ guru honor. Dan akan dipanggil jika kondisi sudah memungkinkan lagi. Guru pun siap-siap gajinya berkurang. Karena menyesuaikan kondisi keuangan sekolah.

Maka, walaupun gaji berkurang, saya masih bersyukur kalau dibandingkan guru yang dirumahkan. Atau dibandingkan orang lain yang juga kehilangan pekerjaannya akibat pandemic Covid-19 ini. Banyak kan berita yang mengabarkan perusahaan yang merumahkan atau mem-PHK karyawannya juga karena kondisi keuangan.

Padahal kebutuhan selamat pandemi justru semakin meningkat.  Selain konsumsi, pengeluaran yang juga membengkak adalah pengeluaran internet, listrik dan lainnya. Ditambah saya dan istri saya harus mengajar daring. Tentu saja kebutuhan internet semakin membengkak.

 

Padahal saya harus membayar sekolah anak. Meskipun pandemi, anak tetap bayar penuh. Kan aneh kalau saya berharap orang tua membayar penuh sekolah anaknya, eh saya malah berharap tidak penuh bayar sekolah anak saya sendiri.

Praktis saya harus memutar otak  mencari penghasilan lain. Di tengah pandemi begini tentu tidak mudah. Kalau tidak pandemi, saya bisa pontang panting nyari kerja sambilan di luaran sana. Tapi kan ada kebijakan Pembatasan Sosial Besar-besaran (PSBB) untuk menekan penyebaran Covid-19. 

Maka jalan terbaik adalah dengan menjemput rezeki lewat internet. Di sini saya gunakan kata ‘menjemput’ karena saya yakin bahwa sebetulnya rezeki untuk kita itu sudah ada. Tinggal kita mau atau tidak menjemputnya.

Bahkan dari pos-pos yang selama ini tidak terjamah. Inilah yang saya lakukan dalam rangka menjemput rezeki itu.

 

 1. Jualan Online

Usaha Gerai keluarga kami

Inilah gerai sebagai usaha kami. Di masa pandemi ini gerai sangat ditopang secara online

Jika sebelum pandemi saya tidak banyak turun tangan membantu jualan istri maka selama pandemi ini saya makin rajin jualan secara online. Baik lewat marketplace, memanfaatkan media sosial seperti facebook, Instagram, WhatsApp, dan lainnya maupun lewat blog.

Dulu sebelum pandemi saya kurang membantu istri jualan. Bukannya nggak peduli atau nggak mau ikut campur tapi memang tugas saya sebagai guru itu yang membuat saya tersita waktunya.

Di rumah ada gerai yang menjual makanan dan minuman suplemen kesehatan, baju pria dan wanita, buah beku, frozen, dan lainnya.

Saya mulai aktif mencari ilmu tentang digital marketing di internet. Zaman now tentu banyak sumbernya. Tinggal sediakan kuota internet yang cukup banyak.

Untungnya satu pekan sebelum pandemi saya sudah memasang wifi. Jadi biaya internet lebih murah daripada kuota handphone. Dengan kuota tak terbatas dan koneksi yang cepat saya bisa dengan mudah mengakses ilmu yang ada di internet. Bisa dibilang internet menyediakan ilmu yang tidak terbatas. Tinggal kita mau atau tidak bergerak atau berusaha.

Jika sebelum pandemi harus pontang panting kerja, saat pandemi saya jadi ‘postang posting’ untuk dapat cuan.

Pernah saya mengusulkan sistem bagi hasil dengan isteri.

“Dek, kalau mas berhasil jual produk, dapat komisi ya. Mas jadi reseller gitu.”

“Lho, sama istri kok perhitungan amat sih? Ini juga kan buat keluarga mas.”

“Iya bener sih. Tapi biar mas lebih semangat kalau ada lebihnya buat ngisi dompet Mas. Lagian harganya kan sesuai dengan harga jual gerai. Hehe..”

“Oh iya iya… Siap bos”.

Sejak itu saya semakin rajin jualan posting jualan di media sosial.  Memang tidak langsung bisa jualan, tidak langsung bisa menjual suatu barang. Tidak cukup satu dua kali postingan. Tapi kudu sabar. Butuh proses. Alhamdulillah, akhirnya satu dua kali dapat konsumen. Rupanya kalau suami istri saling sinergi makin deras tuh rezeki mengalir . Alhamdulillah…

2. Usaha Percetakan Spanduk Digital

Usaha spanduk digital sangat lumayan menghasilkan cuan. Zaman sekarang spanduk sudah beralih ke spanduk digital. Orang perlu membuat spanduk digital untuk ucapan selamat, peringatan hari nasional atau hari besar agama, dan promosi.

Di mana-mana percetakan digital selalu rame. Keuntungannya besar. Memang keuntungannya lebih besar kalau punya percetakan digital sendiri. Tapi untuk mendirikan percetakan digital butuh modal yang besar. Bisa hampir Rp. 500 juta untuk mesinnya saja. Bisa lebih dari 1 miliar untuk lengkap mesin, bangunan, dan karyawannya.

Untuk menghemat biaya kita bisa menjadi tangan kedua. Kita membuka usaha percetakan digital tapi cetaknya di tempat orang lain. Caranya gimana? Gampang. Datang saja ke percetakan, daftarkan nama percetakan kita, dan tanya kalau untuk percetakan dapat harga berapa. Dari sana kita ambil selisih harga bahan dan jasa desaiannya.

Waktu itu malah saya tidak perlu menunjukkan di mana dan seperti apa percetakan saya. Mereka percaya saja.

Saya kasih nama percetakannya Delta Grafika. Lalu saya bekerja sama dengan dengan Percetakan Simetris Digital. Dapat harga Rp. 18.000 per meter. Saya menjual ke konsumen dengan harga Rp. 30.000 per meter. Jadi selisihnya Rp. 12.000.

Kan lumayan juga untungnya. Di tahun ajaran baru sekolah yang lalu saya berhasil mendapat pesanan sampai dengan 20 meter. Total keuntungan dapat Rp. 240.000.

Dari sebuah partai politik dapat pesanan 40 meter. Jadi saya dapat keuntungan Rp. 480.000. Pernah juga saya dapat pesanan 2 meter. Jadi keuntungannya Rp. 24.000. Sedikit atau banyak tetap diambil. Namanya juga rezeki. Harus disyukuri.

Untuk membuat spanduk saya menggunakan CorelDraw X7. Biasanya percetakan meminta file mentahan dalam bentuk cdr atau JPG. Dulu saya belajar CorelDraw secara otodidak. Dari internet dan bertanya ke teman. Bahkan saat ke percetakan digital dikasih tahu hal-hal seputar spanduk digital seperti format CMYK, ukuran file, skala desain, dan lainnya.

Kalau sudah langganan mereka akan percaya sama kita. Bahkan cukup dikirim via email saja. Jadi ke percetakannya saat ambil sanduk jadinya saja. Cepat kok jadinya. Kadang bisa setengah jam sudah selesai.

Beberapa produk spanduk digital yang saya bikin

Untuk dapat banyak pelanggan, kita harus rajin promosi percetakan kita. Maka gunakan media sosial untuk mengiklankannya. Bisa juga dengan iklan getok tular alias dari mulut ke mulut. Kalau satu orang tahu maka akan lebih banyak lagi orang yang tahu.

Syaratnya kita harus mampu menjamin kualitas layakan kita. Kalau bisa memberikan service yang lebih baik dan memuaskan. Maka pelanggan akan datang lagi dan lagi.

Kata mertua saya, “Kalau bisa bukan hanya memuaskan pelanggan. Tapi buat pelanggan terkesan. Nah itu gimana caranya kamu pikirkan.” Katanya sewaktu ngobrol dengan mertua. Ternyata ilmu bisa datang dari mana saja.

Benar juga ya. Kalau mampu lebih cepat dan lebih bagus desainnya maka pelanggan bisa beralih ke kita. Percayalah, dalam hal ini percetakan digital merasa terbantu dan tidak merasa tersaingi, karena mereka pun sibuk dengan pesanan pelanggan lainnya. 

Pada musim-musim tertentu malah saya ‘panen’. Biasanya di ulang tahun partai, kabupaten, provinsi, atau HUT RI. Terus pas tahun ajaran baru yang mana sekolah banyak membuat spanduk promosi.

Apalagi kita kan punya banyak perayaan hari-hari negara. Ini jadi kesempatan besar. Kuncinya harus banyak relasi. Kemudian kita promosi usaha kita. Semakin banyak relasi, kita semakin dikenal. Semakin besar pula peluang mendapatkan cuan.

3. Jasa Poster Digital

Banyak orang membuat ingin membuat poster peringatan hari nasional, hari besar agama, dan lainnya. Untuk dipasang di media sosial mereka. Biasanya tokoh-tokoh seperti anggota dewan, pimpinan lembaga, atau orang yang sedang mempromosikan dirinya.

Tapi banyak yang nggak bisa bikin poster. Nah, kita bisa menawarkan jasa bikin poster digital ke mereka. Mereka juga butuh eksis di dunia maya lho. Nah, kesempatan ini bisa kita tawarkan ke mereka.

Saya beberapa kali menerima orderan poster digital. Imbalannya cukup lumayan bisa buat beli susu anak-anak, beli camilan, dan bayar tagihan internet. Lumayan kan.

Menurut saya, poster digital ini bahkan nggak hanya di musim pandemi saja. Nanti kalau sudah tidak pandemi pun tetap bisa jadi peluang. Apalagi kalau sedang musim pesta demokrasi seperti pemilihan kepala daerah (pilkada) kemarin. Saya dapat beberapa pesanan poster digital atau flyer. Kebetulan kan ada pilkada serentak yang diadakan di beberapa wilayah. Saya ‘kebagian’ orderan dari pilkada Cilegon, Banten. Cukuplah buat traktir anak istri.

Untuk dapat orderan ini rajin-rajinlah cari tau siapa tim sukses mereka. Lalu tawarkan pembuatan poster digital. Kalau bisa jauh-jauh hari ditawarkan. Sebab pencitraan atau promosi diri juga bisa dilakukan sejak lama. Bisa juga dengan menawarkan langsung ke orang yang akan mencalonkan. Tapi pastikan dia punya media sosial ya. Nah, kalau dia nggak punya media sosial, bisa ditawarkan ke tim suksesnya.

tuk desain flyer saya menggunakan canva. Bisa dikerjakan dari handhone. Bikinnya pun gampang karena sudah tersedia template yang cukup banyak. Agar fiturnya lebih banyak kita bisa beli Canva premium. Tapi yang gratisan pun sudah cukup mumpuni sih.

4.  Jasa Sertifikat Digital

Musim pandemi covid 19 banyak kegiatan yang dilakukan secara daring. Hikmahnya pandemi adalah makin banyaknya webinar atau web seminar. Ringkasnya seminar yang diadakan secara daring atau online. Karena memang tidak bisa menghadirkan peserta secara langsung. Nah, sertifikatnya pun seringkali diberikan dalam bentuk digital.

Termasuk lomba-lomba sering diadakan secara online. Malahan lebih mudah karena orang kita harus datang ke lokasi untuk mendapatkan sertifikat digital. Panitia tidak perlu repot mengeprint atau membagikan sertifikat langsung ke peserta.

Ini menjadi peluang. Tawarkan kepada yang mengadakan webinar untuk membuat sertifikat digital.

Saya beberapa kali mendapatkan pesanan pembuatan sertifikat digital baik dalam jumlah kecil maupun besar. Ada yang pesan 2 buah sertifikat, 15 sertifikat, dan 159 sertifikat. Yang paling banyak itu dapat pesanan sertifikat dari lomba tingkat SMA se-kabupaten. Dalam sertifikat itu ada nama masing-masing siswa. Jadi akan memberikan nilai lebih karena ada namanya masing-masing.

Dari harga Rp. 8.000 per sertifikat hingga RP. 20.000 per sertifikat. Sedikit juga nggak apa-apa yang penting sesuai dengan tingkat kesulitan dan pengorbanan yang kita lakukan. Kalau desainnya rumit dan butuh waktu yang lama untuk membuatnya, harganya sertifikat digital bisa lebih mahal.

Sertifikat digital menjadi pilihan di masa pandemi

5. Mengikuti Lomba Blog

Mengikuti lomba blog juga bisa mendatangkan income yang lumayan. Banyak lomba yang hadiahnya besar-besar, lho. Mulai dari bentuk benda seperti sepeda motor, MacBook, laptop, tablet, smartphone, kamera DSLR, dan lainnya. Atau bentuk uang yang bisa ratusan ribu hingga puluhan juta. Benar. Cek deh kalau nggak percaya. Hehe…

Iven lomba blog memang banyak sekali. Bahkan di bulan Desember 2020 ini ada  belasan lomba blog. Nah, kalau bisa nyangkut di salah satu atau salah dua bahkan salah tiga lomba blog itu lumayan.

Bagaimana caranya menang lomba blog? Belajarlah dari sang juara. Pelajari gaya penulis dan apa yang disajikan mereka. Dari sana kita bisa belajar. Kemudian kita ATM (amati, tiru, modifikasi). Tapi ingat, jangan plagiat.

Selain itu, tentu jam terbang sangat menentukan. Maka perbanyak ikut lomba agar semakin besar peluang menangnya. Pertajam juga skill menulis, desain grafis, fotografi, atau videografi. Jadi nggak cukup hanya kemampuan menulis saja. Sebab lomba banyak kriteria penilaiannya.

Saya sendiri tiga kali menjuarai lomba blog di tahun 2020 ini. Bukan mau pamer sih. Toh prestasi saya ini masih kalah jauh dibandingkan para narablog atau blogger lainnya. Prestasi ini bagi saya merupakan satu hal yang sangat disyukuri. Mudah-mudahan bertambah.

Belasan lomba blog saya ikuti. Lebih banyak kalahnya daripada menangnya. Tapi pada salah satu lomba blog saya jadi runner-up dan diganjar laptop.

Lomba itu diumumkan pada November 2020. Masih baru lah ya. Alhamdulillah hadiahnya bisa memperlancar  kerja saya.

6. Me-review Produk

Bermodal nekat karena kebutuhan yang semakin mendekat, saya memberanikan diri mereview produk milik teman. Saya pernah sih mereview produk tapi mungkin masih belum mahir. Tapi dengan percaya diri saya menawarkan diri ke teman.

“Mau apa nggak usahamu aku ulas? Ditulis gitu?”

“Ya mau-lah. Diiklankan ya?”

“Iya, Bro.”

“Jadi. Sip. Berapa bayarnya?”

Lalu saya menyebutkan angka. Tapi tak langsung diterima. Kemudian dia nawar. Karena cocok dengan harga yang dia sebutkan, akhirnya saya sepakat.

Lalu saya cari ilmu tentang mereview sebuah produk dari internet. Seperti saya bilang di atas tadi bahwa internet menyediakan semua hal. Kita bisa belajar apapun dari internet. Begitu pula dengan proyek ini. Tidak sulit mencari ilmu mereview produk.

Setelah jadi, saya kirimkan hasilnya ke teman. Eh ternyata dia langsung ACC. Kemudian saya diminta nomor rekening.

“Tapi sama-sama dipromosikan ya. Aku kirimkan tulisannya ntar kamu share di media sosialmu juga.”

“Siap, Boss.”

Ternyata tulisan saya itu banyak yang baca. Selama tiga bulan terbaca 960-an pembaca. Mungkin masih kalah jauh dibandingkan orang ya. Apalagi yang sudah paham dengan SEO. Cepet terbaca di page one. Tapi bagi saya yang baru belajar, capaian 960-an pembaca sudah bersyukur. Hehe..

Jualan Online dilengkapi atau lewat website itu lebih meyakinkan dan lebih profesional. Target pasarnya lebih luas apalagi kalau bisa tampil di page one yang bisa diakses oleh banyak orang.

Deskripsi produk di website lebih maksimal. Banyak konten yang bisa dibuat untuk semakin meyakinkan pembeli. Maka, banyak usaha atau bisnis yang tepat menggunakan website hingga ini.

Untungnya kita nggak perlu pusing untuk punya website karena ada Sahabat Hosting yang menyediakan semua kebutuhan website untuk kita. Untuk kalian yang cari Hosting Murah pun di sini tempatnya.

Kalau kita ingin punya website untuk personal, bisnis, atau menyalurkan hobi saja pun Sahabat Hosting bisa membantu Anda.

Penyedia Hosting Berperforma Tinggi

Banyak pilihan hosting yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita. Nggak perlu pusing karena masing-masingnya punya kelebihan. Ayo segera miliki website dengan hosting yang berperforma canggih ini.

 Starter

HARGA SPESIAL

Rp. 16.000/bln

1 Websites

750 MB Storage

Unlimited Bandwidth

Unlimited Database

SSL Gratis Selamanya

Advance

HARGA SPESIAL

Rp. 32.000/bln

Unlimited Websites

2 GB Storage

Unlimited Bandwidth

Unlimited Database

SSL Gratis Selamanya

Gratis Domain

Super

HARGA SPESIAL

Rp. 68.000/bln

Unlimited Websites

5 GB Storage

Unlimited Bandwidth

Unlimited Database

SSL Gratis Selamanya

Gratis Domain 

Enterprise

HARGA SPESIAL

Rp. 120.000/bln

Unlimited Websites

12 GB Storage

Unlimited Bandwidth

Unlimited Database

SSL Gratis Selamanya

Gratis Domain 

Sahabat Hosting bener-bener memberikan layanan yang bakal membuat kita terkesan.

Dengan harga terjangkau, kita akan dapatkan webseite dengan performa secepat kilat karena memang merupakan cloud hosting terbaik dikelasnya. Layanan ini bahkan memberikan garasi yang bakal memanjakan kita.

Jaminan 30 hari uang kembali

Sahabat Hosting akan mengembalikan uang kita sepenuhnya jika tidak memuaskan dalam pelayanannya. Tanpa syarat!

Ultra-Fast SSD

SSD Enterprise meningkatkan performa transfer data sehingga akses website semakin cepat.

99,99% Uptime Guarantee

Service Level Agreement (SLA) kami adalah 99,99% mencakup Up-time layanan & koneksi jaringan.

Advanced Security

Buat website Anda menjadi terpercaya dengan sertifikat keamanan kelas dunia.

Layanan Pembuatan Website

Murah dan Cepat

Mau bikin website tapi nggak tahu gimana caranya? Tenang aja. Sahabat Hosting memberikan layanan pembuatan website dengan proses mudah dan profesional.

Starter

HARGA SPESIAL

Rp. 550.000

750 MB Hosting

Gratis Domain

Desain Standart

Garansi Error 1 Bulan Free Revisi 2x

 

Advance

HARGA SPESIAL

Rp. 980.000

2 GB Hosting

Gratis Domain

Desain Premium

Garansi Error 1 Bulan

Free Revisi 2x

Super

HARGA SPESIAL

Rp. 980.000

2 GB Hosting

Gratis Domain

Desain Premium

Garansi Error 1 Bulan

Free Revisi 4x

 

Enterprise

HARGA SPESIAL

Rp. 2.200.000

5 GB Hosting

Gratis Domain

Desain Premium

Garansi Error 3 Bulan

Free Revisi 6x

 

Nah, tunggu apa lagi? Segera jemput rezeki dengan memanfaatkan internet lewat website. Dengan harga yang sangat terjangkau Rp. 550.000 saja kita sudah dapat website yang bakal membuat usaha atau bisnis lebih profesional.

Bahkan ada jaminan atas pelayanan pula. Kalau tidak puas, uang kita bakal dikembalikan 100 persen tanpa dipotong, dan akan kembali dalam 30 hari! Benar-benar layanan yang membuat terkesan. Manfaatkan promo di bulan Desember berupa domain seharga Rp. 10.000 saja. Segera manfaatkan selagi ada. (Periode 1 Desember – 18 Desember 2020)

Ayo, Jemput Rezeki Bersama Sahabat Hosting

Seperti tulisan saya di atas, sebenarnya rezeki kita sudah ada. Tinggal kita mau atau tidak menjemputnya. Selama kita berusaha maka kita akan mendapatkan hasilnya.

Sehingga, meskipun di tengah pandemi kita akan tetap berpenghasilan meskipun mungkin tidak berpenghasilan tetap.

Seperti halnya saya yang awalnya khawatir dengan kondisi pandemi yang akan memberi dampak pada keuangan keluarga. Tapi syukurlah hingga saat ini masih bisa bertahan dan tidak tumbang.

Bahkan, sepertinya penghasilan saya di masa pandemi ini lebih meningkat dibandingkan penghasilan sebelum pandemi.

Peluang usaha sungguhlah bertebaran. Yang penting kita harus jeli menatap peluang menjadi penghasilan. Dan jangan khawatir, ada Sahabat Hosting yang bakal membantu kita menambah penghasilan dan membawa kita ada kesuksesan.

Digital Marketing Ampuh Naikkan Omzet Usaha Keluarga

Digital Marketing Ampuh Naikkan Omzet Usaha Keluarga

Digital Marketing Ampuh Naikkan Omzet Usaha Keluarga

Setelah menikah, saya dan istri segera memutar otak mencari  peluang usaha untuk menambah pendapatan keluarga. Berbagai peluang usaha di-list. Kesimpulannya, istri membuka warung; saya mengajar,  buka les privat dan jualan ke sekolah.

Seperti warung pada umumnya, warung kami menjual kebutuhan sehari-hari seperti beras, gas, air galon, makanan ringan, air minum mineral, dan lainnya. Ada sekitar 2000-an item. Barang-barang dibeli dari warung agen dan didrop oleh suplier.  Sebetulnya keuntungannya sedikit kalau keuntungan per-itemnya. Tapi menjadi lumayan kalau secara keseluruhan. Cukuplah untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit.

Bagaimana dengan saya? Saya ‘kan seorang guru. Maka, sambil ke sekolah saya bawa jualan. Istri membuat makanan dan minuman lalu saya bawa ke sekolah. Jadi sambil ngajar saya jualan. Ada susu kedelai, bakpao, risoles, dan lainnya.

Pernah kepikiran gengsi masa iya guru jualan. Tapi kemudian saya ingat, buat apa gengsi. Emangnya istri dan anak dikasih makan gengsi? Akhirnya dengan menguatkan hati membulatkan hati saya ke sekolah sambil jualan.

“Namanya lagi merintis, kudu merih dulu, ya Mas?”

“Bener, Dek. Ini yang disebut perjuangan.”

Nggak cukup dengan itu, sepulang sekolah sore harinya ngasih saya les privat. Ada beberapa anak tetangga yang minta les privat hasilnya cukup lumayan. Waktu itu nama les privat dikasih nama KHANSA COURSE. Dari hasil les privat saya bisa membeli perlengkapan rumah seperti kulkas, meja, kursi, dan perabotan rumah lainnya. Sebandinglah dengan capeknya.

Les privat semakin berkembang. Tiap bulan ada saja yang mendaftar. Tapi saya pun tak mau terlalu banyak siswanya. Biar tetap kondusif belajarnya. Sampai-sampai ada siswa -dengan berat hati- saya tolak.

Warung pun semaki bertambah omzetnya. Meskipun saat itu masih dikerjakan dengan konvensional. Warung kami semakin maju dan membesar berapa barang semakin bertambah kami juga menjual oke jenis makanan lainnya. Salah satunya adalah menjual es krim suntik. Prosesnya pembuatannya cukup simple/ tidak memerlukan tenaga ektra. Selain dijual di warung rumah, saya juga dibawa ke sekolah.  

Di tahun 2014-2015 kami masih belum terlalu mengenal bisnis digital termasuk media sosial. Waktu itu kami baru menggunakan Facebook dan BlackBerry Messenger sebagai pendukung jualan offline.

Sampai di sana usaha kami belum menemukan hambatan yang berarti. Tapi, ibarat dalam sebuah perjalanan, bisa jadi selalu ada rintangan. Dan kali ini, kami sedang ketemu rintangan itu.

Ketika Rintangan Mulai Muncul…

Kalau saya mau jualan ke sekolah, istri menyiapkan sore atau malamnya. Misalnya mau buat risoles. Adonan harus sudah disiapkan malamnya. Kapan menggorengnya? Pagi buta! Seringnya habis Subuh. Kadang sebelum subuh. Begitu juga kalau mau bikin susu kedelai. Nah, saat kehamilan istri semakin membesar, dia kerepotan kalau harus menyiapkan jualan. Selain itu kami mempertimbangkan masalah kesehatannya. Khawatir kenapa-napa sama kandungannya. Kata orang, kehamilan pertama itu rawan.

Setelah dipikir masak-masak akhirnya jualan ke sekolah dihentikan. Padahal untungnya cukup lumayan. Biasanya jualan yang dibawa ke sekolah selalu habis lho. Praktis kami mengandalkan les privat dan warung untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

Setelah lahiran, masalah kembali muncul. Kali ini istri kerepotan mengelola warung saat anak masih bayi. Seringkali sedang asyik-asyiknya mengasuh atau menidurkan bayi, terganggu dengan kedatangan pelanggan. Apalagi saat saya sedang di sekolah, ada yang beli air galon. Bingung mengantarnya.

Dipikir-pikir juga, keuntungan dari jualan makanan ringan tidak besar kalau dilihat per item-nya. Tapi kalau dilihat secara keseluruhan untungnya lumayan.  

Apalagi jika yang beli itu anak-anak.

“Bu..beli. Bu.. beli. Bu.. beli.” Nggak akan berhenti kalau yang punya warung belum keluar. Eh ternyata, pas keluar, cuma beli permen doang. Duh, padahal udah pakai drama ninggalin anak bayi.

“Waduh, aku agak capek mas kalau anak-anak yang datang. Kalau memanggil-manggil itu suaranya ribut. Padahal dedek kan mau bobok. Kalau ditinggal dia nangis. Kalau nggak ditinggal, anak-anak manggilin terus.

“Eh pas beli ternyata beli gopek aja. Bukannya nggak syukur sih, Mas. Tapi kok nggak sebanding dengan nangisnya dedek.”

Saya pun manggut-manggut mendengarnya. Kebayang sih repotnya. Dilema. Kalau terus nidurkan dedek, pembeli terus manggilin. Eh kalau ditinggal melayani pembeli, anak nggak jadi bobok, malahan bisa nangis. Kalau sedang senggang mah nggak apa-apa. Tapi kalau pas sedang mau menidurkan anak kan keganggu.

Saat Ujian Datang Menerpa

Seakan ingin menguji ketangguhan kami, suatu ketika ujian datang. Kami tertipu oleh supplier es suntik. Beberapa kali pesan ke suplier ini, masih lancar. Biasanya pesanan lancar saja. Tapi suatu kali pesanan macet.

Uang sudah ditransfer tapi paket kok nggak kunjung datang. Komunikasi kami lewat BBM lancar. Gelagatnya mulai terbaca. Ketika ditanya, sering ngeles. Katanya mah iya iya aja.

Diminta nomor resi, katanya sedang keluar kota. Diminta menunggu. Tapi dari sana sudah tercium aroma penipuan.

Dan akhirnya memang kekhawatiran kami terbukti. Dalam hitungan bulan paket yang dinanti tak juga sampai. Setelah itu kami nggak terlalu berharap lagi. Dan kami menghentikan produksi es suntik. Kapok iya, tapi capek juga menjadi pertimbangan lain.

Setelah dipikir masak-masak akhirnya warung kami tutup. Terhitung 2 tahun lamanya menjadi sandaran usaha keluarga. Untungnya ada tetangga yang mau mengalihkan warung itu. Meski dijual rugi karena di bawah harga yang seharusnya. Paling tidak kami nggak rugi banget. Satu-satunya pertimbangan kami adalah masalah KENYAMANAN. Memang harus ada yang dikorbankan.

Lalu kami putar haluan. Dengan modal yang terkumpul jual aset warung tadi istri membuka gerai.  Kami namai GERAI FASIH. Diisi dengan pakaian pria/wanita, obat-obatan herbal, dan frozen food. Di tahun yang sama pula kami mulai terbuka dengan perkembangan teknologi. Penjualan ditopang dengan digital marketing. Smartphone menjadi satu barang yang semakin mudah didapat. Harga smartphone semakin terjangkau. Paket data juga semakin ramah di kantong. Meskipun belum mahir benar, kami mulai menggunakan media sosial seperti facebook atau instagram.

Prinsipnya learning by doing. Ilmu bisa dipelajari sambil jalan. Tapi sebetulnya learning by doing, ibarat lari, nggak secepat mereka yang berlatih dengan pelatih lari, lho. Ibaratnya, dalam lomba lari, peluang menang pelari profesional lebih besar daripada pelari otodidak.

Sementara itu di sekolah ada kebijakan baru.  Ada kebijakan kalau guru honor tetap harus standby di sekolah walaupun tidak ada jam mengajar. Saya yang biasanya bisa pulang siang, sekarang ini harus pulang sore.

Ini tentu saja mengganggu jadwal les privat. Biasanya, kalau pulang siang, sorenya bisa istirahat. Malam bisa fit mengajar. Kalau pulang sore, saya nggak bisa istirahat, malamnya tidak maksimal ngajar. 

Satu dua minggu kemudian saya memutuskan mengurangi jadwal les privat. Satu bulan kemudian dengan berat hati les saya menutup les privat. Episode Khansa Course cukup sampai di sini. Sebetulnya ada bagusnya. Saya jadi lebih fokus mengajar. Atau…malah mencoba bisnis baru. Besok-besok, saya merasa ini adalah keputusan yang tepat.

Lalu dengan senjata yang ada dalam mulai beraksi mengembangkan usaha. Gencar promosi di media sosial, belajar di internet, dan ikut berbagai pelatihan digital marketing.

Satu hal yang patut disyukuri bahwa dengan usaha ini pemasukan keluarga semakin bertambah. Lalu, istri semakin punya banyak waktu untuk mengurus anak dan pekerjaan rumah. Sementara, saya sendiri, lebih santai dan tak terlaluu ngoyo. Alhasil, kinerja di sekolah –sebagai guru- semakin membaik. Dan lagi, muruah saya sebagai guru semakin terjaga. Maksud saya, kadang guru tidak lagi objektif dalam menilai siswa karena ada unsur balas budi –jika dagangannya dibeli. Alhamdulillah saya dapat terhindar dari sana.

Tidak terasa usaha kami sudah berjalan 6 tahun. Gerai Fasih semakin maju. Bahkan sudah ikut pula pada bazar-bazar yang diadakan di daerah kami. Termasuk mampu menjadi sponsor kegiatan! Ah, dulu bahkan nggak kepikiran bisa jadi sponsor –mengeluarkan biaya untuk membiayai sebuah kegiatan.

Omset semakin meningkat. Lalu merambah ke usaha lain seperti itu buah beku, produk kecantikan dan obat-obatan herbal. Saat ini bahkan kami bisa merekrut satu karyawan untuk mengelola gerai.

Digital marketing sangat membantu perekonomian keluarga. Usaha berkembang, omzet naik. Tapi ada satu hal yang saya sadari, bahwa usaha ini kan kami jalani dengan otodidak.

Otodidak begini saja sudah cukup meroket. Apalagi kalau dijalankan secara profesional. Pastinya bakal meroket lagi.

Kelebihan Menjalankan Usaha dengan Digital Marketing:

Z

Biaya promosi lebih terjangkau

Z

Tidak memerlukan biaya sewa tempat

Z

Harga Smartphone makin terjangkau

Z

Biaya paket data internet semakin murah

Z

Waktu promosi yang semakin fleksibel. Bisa dilakukan kapan saja

Z

Semakin kreatif mengelola usaha

Z

Dinamika semakin terasa

Z

Bisa dilakukan di rumah atau tempat kerja

Z

Makin punya banyak waktu luang buat keluarga

Z

Mendukung untuk kerja multitasking.

 Peluang Menjanjikan Dunia Digital

Kehidupan kita begitu dekat dengan dunia digital. Salah satunya pada penggunaan media sosial. Saya belum nemu tuh ada orang yang nggak punya media sosial. Yang ada malah satu orang itu punya lebih dari satu akun media sosial. Rata-rata begitu. Punya Facebook, Instagram, WhatsApp, dan YouTube. Itu standarnya. Kalau Anda punya berapa?

Begitu pula dengan smartphone. Sekarang ini bukan barang mewah. Setiap orang punya.

Kenapa sih perlu punya banyak media sosial? Tentu jawabannya subjektif. Tergantung kebutuhan orangnya. Kadang untuk sekadar eksis, bisnis, pendidikan, hobi, dakwah dan lainnya. Sekali lagi tergantung kebutuhan orangnya. Nah, tanpa mengajukan data, sudah jelas bahwa digital marketing itu penting. Peluangnya besar.

DUMET School = Lembaga Kursus Berpengalaman

Kalau kamu nyari lembaga kursus yang bisa banget membantu majuin usaha, DUMET School pilihan tepat.Telah berpengalaman. Didirikan pada 2013 lalu, DUMET School saat ini sudah punya 5 cabang yang berlokasi di Kelapa Gading, Grogol, Tebet, Srengseng, dan Depok.

Lantas, gimana buat yang jauh dari lokasi DUMET School?Tenang aja. DUMET School menyediakan pilihan kursus yang bisa diikuti secara off-line maupun online. Bahkan jadwal kursusnya bisa kita tentukan sendiri. Malahan, pelayanan DUMET School benar-benar maksimal dengan  sistem 1 Murid 1 Instruktur.

DUMET School adalah lembaga kursus yang bergerak di bidang pendidikan khususnya kursus website, digital marketing, dan desain grafis. Tahu berapa orang yang telah berhasil meningkatkan skillnya lewat DUMET School? Jadi DUMET School ini sudah meluluskan lebih dari 8000 orang. Mereka dari berbagai status dan profesi seperti pelajar sekolah, mahasiswa, guru, dosen, staff profesional, freelancer, dan lainnya. Mereka ini nggak hanya tinggal di Jakarta saja. Tapi banyak juga yang datang dari berbagai daerah di Indonesia

VISI DUMET School: Memberikan dampak positif dalam hidup orang banyak lewat Teknologi Informasi. Bisa membantu dalam membentuk SDM yang ahli dalam IT. Mewujudkan sistem pendidikan di Indonesia dan Dunia yang berkualitas pada bidang Teknologi Informasi.

MISI DUMET School: Membangun sistem pembelajaran IT yang mudah di terapkan. Mengembangkan metode dan materi belajar yang efektif dan efisien. Harus selalu menjadi yang terdepan dan No. 1

Keunggulan Kursus di DUMET School

PRIVAT

1 Murid 1 Instruktur. Kamu jadi bisa fokus kursus.

JADWAL FLEKSIBEL

Bebas memilih hari dan jam belajar

LIFETIME ACCES

Mendapatkan materi terupdate selamanya. Enak atau enang banget?

GRATIS KONSULTASI

Bisa konsultasi kapan saja. Bahkan setelah lulus.

Kursus Digital Marketing  di DUMET School buat Profit Makin Melejit

Zaman sekarang apa-apa segalanya digital. Termasuk bisnis. Dan kunci berkembangnya bisnis adalah dari kemampuan marketing. Maka penguasaan digital marketing jadi penting. Berbagai skill dalam menunjang digital marketing harus dikuasai.

Bingung dengan skill digital marketing? Skill apa aja yang harus dipunyai digital marketer? Tenang aja. DUMET School menyediakan kursus digital marketing. Privat 1 murid 1 instruktur. Kita bakalan lebih fokus saat kursus. DUMET School cocok banget buat pemula sekalipun.

Setelah mengikuti kursus, profit kita bakal meningkat drastis. Omzet pun semakin naik. Nggak bakalan boncos.

Intip yuk menu apa aja yang bakal didapat dari Kursus Digital Marketing di DUMET School ini.

8 kelas pembelajaran yaitu WordPress, SEO, Facebook Ads & Instagram Ads, Google Ads Search, Google Ads Display, Youtube Ads, Email Marketing, dan Landing Page.

Kelas online, privat, 1 murid 1 instruktur.

Akses ke iLab (sistem pembelajaran yang bisa anda akses dimanapun dan kapanpun)

Gratis mengikuti webinar mingguan selamanya

Disupport seumur hidup dan gratis konsultasi selamanya

Sertifikat dari Google dan DUMET School dengan nomor izin DIKNAS

Suatu sore kami bernostalgia. Mengenang masa-masa perjuangan dulu kala.

“Sekarang kita lebih santai, ya Mas. Nggak perlu sekeras dulu. Jualan apa-apa bisa makin santuy.”

Ujar isteri saya dengan santainya. Dia sedang nginjak-injak pedal. Bukan pedal gas tapi pedal jahitan. Ya, selain tambah santai dengan bisnis rumah, istri ada waktu untuk menyalurkan hobinya membuat baju. Belum jual produk sih. Hanya buat keluarga saja.

“Iya dek. Dulu jam segini stand by di warung. Sekarang bisa sambil ngeteh postang-posting jualan hehe…”.

Temans, digital marketing telah mengubah gaya jualan banyak usaha termasuk usaha rumahan keluarga kami. Hemat waktu, hemat tenaga, untung berlipat, dan menjanjikan. Meskipun begitu, saat terjun di dunia digital marketing harus siap mental dan skill. Bisa jadi kita terlambat untuk memulai. Tapi lebih baik terlambat memulai daripada tidak sama sekali. Dinamika dunia bisnis semakin bergeliat. Siapkan diri ikuti arusnya dengan ikuti kursus digital marketing bersama DUMET School. (*)

Gerai Fasih yang dibesarkan dengan Digital Marketing

Supervisi Guru : Pengertian, Tujuan, dan Manfaatnya

Supervisi Guru : Pengertian, Tujuan, dan Manfaatnya

Supervisi merupakan salah satu kegiatan yang harus dilakukan oleh seorang guru dalam melaksanakan profesinya sebagai guru. Berapa kali seorang guru melakukan supervisi? bisa beda-beda jawabannya. Tergantung kebijakan sekolah masing-masing. Idealnya setiap semester dilakukan. Tapi ada juga sekolah yang melakukan supervisi satu tahun sekali.

Supervisi guru

Pengertian Supervisi

Supervisi (supervision) dari asal kata Super yang artinya diatas, dan vision yang artinya penglihatan atau melihat. Jika digabungkan maka supervision ialah melihat dari atas. Yang maksudnya melihat segala sesuatu dari atas.

Ringkasnya adalah melihat atau mengawasi kegiatan seseorang, yang dilakukan oleh seseorang yang memiliki jabatan lebih tinggi.

Tujuan Supervisi

Tujuan supervisi adalah untuk mengetahui atau mengevaluasi proses pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru, untuk mengetahui kualitas guru dalam mengajar.

Manfaat Supervisi

Manfaat supervisi bisa dilihat dari 2 sisi yaitu sisi kepala sekolah dan guru.

Manfaat Supervisi bagi Kepala Sekolah

  1. Mengetahui kualitas guru
  2. Meningkatkan kualitas pengajaran guru
  3. Memperbaiki pengajaran guru
  4. Membantu kepala sekolah menyusun rencana kebijakan sekolah

Manfaat Supervisi bagi Guru

  1. Membantu guru mengetahui kelemahan dan kekurangan guru dalam mengajar
  2. Membuat guru bertanggungjawab dengan tugas administrasinya
  3. Membuat guru sangat bersiap dalam mengajar
  4. Membantu guru meningkatkan kualitasnya
  5. Membantu guru menjadi guru profesional

Contoh Penerapan Hukum Pascal dalam Kehidupan Sehari – Hari

Contoh Penerapan Hukum Pascal dalam Kehidupan Sehari – Hari

2HUKUM PASCAL

Hukum ini ditemukan oleh fisikawan Prancis, Blaise Pascal (1623-1662). Hukum Pascal adalah hukum dasar yang mengatur tentang tekanan pada fluida (cair dan gas).

Bunyi Hukum Pascal

Tekanan yang diberikan pada fluida di dalam sistem tertutup akan diteruskan ke segala arah dan sama besar.

Satu hal yang harus diingat adalah Hukum Pascal hanya berlaku apabila fluida dalam keadaan statis (diam). 

Rumus Hukum Pascal

Perhatikan penampang steam mobil berikut.

Ketika penampang A1 kita berikan gaya F1, maka piston di sebelah kiri akan terdorong ke bawah. Di saat bersamaan, penampang A2 akan mengalami gaya F2 yang akan mendorong piston kanan ke atas.

Rumus hukum Pascal sesuai gambar di atas adalah:

Keterangan :

P1 adalah tekanan pada pipa 1 (N/m atau Pa)
P2 adalah tekanan pada pipa 2 (N/m atau Pa)
F1 adalah gaya yang bekerja pada A1
F2 adalah gaya yang bekerja pada A2
A1 adalah luas penampang 1
A2 adalah luas penampang 2

Dalam kehidupan kita, banyak terdapat alat yang menggunakan prinsip hukum Pascal. Beberapa penerapannya adalah sebagai berikut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Alat steam mobil

  1. Dongkrak Hidrolik
  2. Rem Hidrolik
  3. Mesin Hidrolik Pengangkat Mobil
  4. Mesin Pengepres Kapas
  5. Pompa Hidrolik
  6. Tensimeter
  7. Pompa Sepeda
  8. Peredam Hidrolik
  9. Silinder Hidrolik
  10. Aktuator Hidrolik

 

 

 

 

 

 Gambar : dongkrak mobil

Contoh Soal Hukum Pascal

Sebuah dongkrak hidrolik memiliki penampang kecil dan besar masing-masing 10 cm2 dan 100 cm2. Jika beban seberat 200 N diletakkan pada penampang besar, tentukan gaya yang diperlukan untuk menekan penampang kecil!

Penyelesaian:

Diketahui:
A1 = 100 cm2
A2 = 10 cm2
F1 = 200 N

Ditanyakan:
F2 =…?

Jawab:

F2 = 20 N

Jadi, besar gaya angkat yang digunakan untuk menekan penampang kecil adalah 20 N.

Contoh Soal Hukum Pascal

Sebuah Pompa hidrolik dengan luas penampang penghisap kecil 50cm2. Luas penampang besar 150cm2. pompa akan digunakan untuk mengangkan beban sebesar 16000N. Besar gaya minimal yang dikerjakan pada penghisap kecil adalah…N 

Penyelesaian

Diketahui : A1 = 50cm2 , A2 = 150cm2, F2 = M. g = 1200Kg . 10 = 12000N 
Ditanya : F1 ? 
Jawab :

Jadi, Gaya minimal yang diberikan F1 agar beban dapat terangkat adalah 4000N. 

Contoh Soal Hukum Pascal

Penampang pada pompa hidrolik memiliki luas penampang masing-masing 25cm2 dan 1000cm2. Bila pada penampang kecil ditekan dengan gaya 20N. Maka gaya angkat yang terjadi di penampang besar adalah sebesar…N 

a. 8 N
b. 18 N
c. 80 N
d. 800 N
e. 8000 N

Penyelesaian
Diketahui : A1 = 25 cm2 , A2 = 1000 cm2, F1 = 20 N
Ditanya : F2 ? 
Jawab : 

Jadi, besar F2 yang dapat diangkat adalah 800 N.