Kerja Dari Rumah

Mewabahnya Covid-19 membuat pemerintah memberikan kebijakan merumahkan sekolah. Juga beberapa instansi pemerintah. Diyakini bahwa virus yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO ini akan berkurang jika kita saling menjaga jarak atau sosial distancing.

Nah, selama dua pekan ini sekolah akan diliburkan. Tentunya libur di rumah tidak berarti rebahan saja. Mesti diisi banyak kegiatan biar tidak sia-sia liburan kita.

Banyak mengatakan bahwa ada banyak hikmah dalam kebijakan merumahkan ini. Salah satunya adalah menjadi kesempatan untuk meningkatkan kedekatan keluarga.

Ya, banyak lho orang yang selama ini sulit mendapatkan kesempatan menumbuhkan kebersamaan. Faktor pekerjaan menjadi salah satu alasannya. Banyak lho di antara kita yang kerjanya pergi pagi pulang malam. Berangkat tak sempat pamitan ke anak lantaran masih tidur. Pun demikian, saat pulang, sudah larut malam. Hanya bisa menemui anak yang sudah terlelap.

Akhirnya, hanya punya waktu saat akhir pekan di hari Sabtu atau Minggu saja. Belum lagi, jika di akhir pekan itu ada kegiatan. Semakin berkurang pula kedekatan dengan keluarga.

Maka, momen work from home ini hendaknya dimanfaatkan betul untuk melakukan banyak kegiatan untuk meningkatkan bonding dengan keluarga.

Banyak kegiatan yang bisa dilakukan. Nah, beberapa kegiatan yang saya lakukan di rumah saya dokumentasikan. Inilah beberapa kegiatan itu.

Pertama, mewarnai. 

Mungkin standar banget ya. Bisa jadi para pembaca pun melakukannya. Untuk mewarnai ini, saya tidak menyiapkan buku mewarnai. Pernah punya, tapi sudah penuh.

Mau beli lagi, tidak mungkin. Kan diimbau mengurangi keluar rumah. Akhirnya saya bikin dengan diprint saja. Cari gambarnya di internet. Cukup ketik “mewarnai anak ….”

Jangan kuatir salah ketik sebab internet ngasih kalimat yang benar walaupun kita salah ketik.

Saat saya memiliki 4 pilihan yaitu pesawat kereta api helikopter dan ulat di mana gambar-gambar tersebutlah yang diminati oleh kedua anak saya.

Gampang. Tinggal cari di internet, lalu print, kasih deh ke anak. Untungnya di rumah ada printer dan Mas beli masih punya krayonnya.

 Kedua, main keretaan.

Ini ya mainan ini tidak kalah kompaknya anak saya si sulung dan bungsu sama-sama suka main kereta apa aja bisa dibikin kereta lho aku tidak harus kereta beneran tapi kadang ular-ularan makan mobil yang disulap seakan-akan jadi kereta untungnya di rumah juga ada relnya yang bisa dipakai sebagai mainan.

Kadang aku kadang rebutan main keretaan ini sepertinya memang favoritnya. Cukuplah untuk menghabiskan waktu selingan kebosanan agenda lain.

Ketiga, bikin video seru-seruan. 

Dalam minggu work from home ini saya membikin beberapa video diantaranya ada video lucu, video tembak-tembakan dan juga mengedit video tausiyah ustad. Linknya bisa dilihat disini dan di sini juga.

Keempat, masak. 

Ini bisa sebagai alternatif kegiatan. Kalau saya masak yang ringan ringan seperti pisang goreng, mendoan atau goreng tempe atau merebus pisang.

Ya, saya cari makanan yang bisa dijadikan camilan tapi juga menyehatkan. Untuk masak ini kita bisa berkolaborasi dengan pasangan. Seperti saya kalau mau goreng pisang atau bikin mendoan minta istri menyiapkan bumbunya atau minimal menunjukkan apa saja yang harus saya kerjakan. Sepertinya camilan merupakan hal yang wajib ada dalam setiap harinya.

Kelima, baca buku. 

Kalau ini sepertinya mainstream ya. Hehe… Tapi memang itulah yang juga penting untuk dilakukan selama di rumah. karena meskipun di rumah jangan sampai otak kita nganggur atau pengetahuan kita tidak bertambah karena banyak mainnya.

Alhamdulillah di rumah banyak buku anak-anak tinggal milih walaupun kadang buku yang dipilihnya itu buku yang sudah lama ketimbang buku-buku yang baru datang di rumah.

Keenam, nonton laptop.

Nah ini sepertinya aktivitas yang paling lama dan paling banyak dilakukan anak di rumah supaya mereka betah di rumah aja sih.

saya pribadi saya lebih memilih memberikan anak laptop ketimbang HP karena kalau di laptop kita bisa mengatur konten yang bisa ditonton Nya sehingga kita juga bisa memilih konten yang bermanfaat dan sesuai dengan usia mereka seperti tontonan tentang kereta KRL Nusa Rara film kartun dan lainnya.

Sebetulnya walaupun itu film anak-anak, tetap harus ada pendampingan dari kita. Karena bisa jadi di sana ada yang tidak sesuai dengan usia mereka. Bahkan tidak jarang iklan juga tidak sesuai dengan usia mereka.