Saat English Day di sekolah hadir sebuah kejutan. Seorang siswa yang kelihatannya biasa-biasa saja ternyata menyimpan potensi yang luar biasa.

Namanya Syamil. Sehari-hari dia ‘tidak kelihatan’. Anaknya memang pendiam dan tidak banyak aktivitas.

Tidak disangka. Ketika perform berbicara dengan bahasa Inggris, tampilannya memukau. Bahkan oleh guru disebut sebagai penampilan terbaik saat itu.

Memang tampilannya enak dipandang. Bahasanya lancar lugas dan nggak blibet. Gesturnya pun sangat meyakinkan. Tangan dan badannya nggak diam saja. Pandai pula membuat jeda dalam pidatonya. Santai, bertenaga, dan tidak buru-buru. Seakan-akan bertolak belakang dengan tampilannya selama ini.

Bukan omong kosong tetapi kita bisa lihatnya di video ini. Lihat dengan teliti tampilan siswa putra ya…

 

 

Ternyata banyak siswa yang punya potensi Tapi selama ini belum diketahui. Banyak pula yang akan melejit dan berprestasi ketika mendapatkan panggung. Inilah tugas guru dan orang tua dalam menemukan potensi lalu mengasahnya menjadi prestasi. Mulai sekarang guru harus membuka matanya lebar-lebar untuk menentukan siswa seperti Syamil ini.‚Äč

Mungkin banyak lho siswa yang punya skill yang mumpuni tapi karena ‘kalah saing’ dengan siswa lain, jadi tidak kelihatan. Nah, terutama biasa terjadi di sekolah yang banyak siswanya. Wah, kudu ada pencari bakat nih, yang mampu melihat dengan jelas sekecil apapun potensi siswa lalu membimbingnya menjadi skill yang semakin mumpuni.

 

Ada kalanya benih itu tidak tumbuh bukan karena kualitas benihnya yang buruk, melainkan karena tanahnyayang tidak subur (Ali Muakhir)